Maskot MAZE E-MAGZ 23BEM FT Unsoed
Logo Universitas Jenderal Soedirman Logo BEM FT Unsoed Logo Kabinet Sagara Cakrawala Logo Kementerian Medkreminfo
BEM FT Unsoed
Kabinet Sagara
Cakrawala
Kementrian
Medkreminfo
Mempersembahkan

E-MAGZ

EDISI 23

Jeda di Tengah Pelayaran — bukan berhenti, tapi ruang bernapas, merefleksi, dan isi ulang energi.

Seremoni pembukaan final Piala Dunia 2026 Anak membaca buku Lionel Messi Pemain Timnas Spanyol
Scroll
Halaman 01

Salam Redaksi

Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa. Edisi ke-23 E-Magazine telah rilis. Untuk menemani kalian yang mungkin sedang KKN, KP, atau liburan. Tema besar kami: "Jeda di Tengah Pelayaran." Bukan berhenti, tapi ruang bernapas, merefleksi, dan isi ulang energi. Edisi ini mengupas gelombang panas Eropa, piala dunia 2026, dan memperkenalkan karakter resmi Maze. Ada juga Segmen TOP 10 dan Lensa Teknik yang tak kalah seru. Mari tetap berpijak pada fakta, berpikir jernih, dan bertindak reflektif. Selamat membaca!
Kementrian Medkreminfo
Kabinet Sagara Cakrawala
MZ
23
Halaman 02
Eits…
Sebelum ke Daftar Isi,
kenalan dulu sama “MAZE”
Hai teman-teman! Kenalin aku MAZE! Mulai sekarang aku akan menemani kalian di E-Magazine!
Maskot MAZE melambaikan tangan

Daftar Isi

MAZE memakai teropong
Telaah Horizon

Eropa Meleleh :

Fenomena Gelombang Panas yang Melanda Eropa

MAZE kepanasan

Jalan meleleh, rel kereta melengkung, ribuan nyawa melayang. Benua Biru sedang menghadapi ujian terpanas dalam sejarah.

Gelombang panas ekstrem atau heat wave melanda sebagian besar daratan Eropa sejak akhir Mei 2026. Prancis, Spanyol, dan Italia menjadi wilayah paling kritis, seolah dikepung oleh udara mematikan. Ini bukan sekadar anomali cuaca musim panas, tapi darurat iklim berskala benua.

HEATDOME

Apa yang menyebabkan Eropa ”demam”? Para ilmuwan menyebutnya ”heat dome” atau kubah panas. Bayangkan tutup panci raksasa yang mengunci udara panas di atas Eropa—tekanan tinggi yang terjebak, menahan panas selama berminggu-minggu. Ditambah kiriman udara kering dari Sahara dan efek El Niño yang mulai berkembang.

Ilustrasi fenomena heat dome Peta anomali suhu

Hasilnya? Eropa Barat mencatat suhu rata-rata daratan 20,74°C pada Juni 2026 dimana 3,06°C di atas rata-rata 1991–2020. Angka yang terdengar kecil, tapi dampaknya luar biasa.

Ribuan Nyawa Melayang

Dampaknya tragis. Data dari berbagai negara menunjukkan angka kematian yang mengerikan:

Prancis

sekitar 2.000 kematian dini

Jerman

lebih dari 5.000 kematian berlebih

Belanda

sekitar 480 kematian

Inggris

sekitar 2.700 kematian

Total, Eropa mencatat sekitar 10.000 kematian selama gelombang panas ini. WHO mencatat lebih dari 1.300 kematian hanya dalam hitungan hari pertama.

Keputusasaan warga mencari kesejukan memicu tragedi lain. Banyak anak muda kehilangan nyawa akibat tenggelam saat nekat berenang di sungai atau danau tanpa keahlian memadai. Kelalaian orang tua yang meninggalkan anak di dalam mobil mati dengan jendela tertutup turut menambah daftar korban jiwa yang tak bersalah.

MAZE sedih
Sedih banget sampai anak yang gatau apa-apa ikut jadi korban…
Warga berenang di sungai saat gelombang panas

Infrastruktur Lumpuh Total

Di Jerman, beberapa jalan tol dekat Berlin dan Hamburg rusak parah akibat deformasi permukaan aspal. Rel kereta dan jalur trem melengkung hingga meleleh akibat kepanasan. Deutsche Bahn terpaksa mengizinkan pembatalan tiket jarak jauh secara gratis.

PLTN Prancis terpaksa diturunkan daya operasinya. Air sungai yang biasanya diandalkan untuk mendinginkan reaktor telah melampaui batas aman 28°C. Perusahaan listrik Prancis EDF bahkan menutup sementara satu reaktor di Golfech setelah suhu Sungai Garonne mendekati batas pembuangan.

Menara pendingin PLTN

Faktor Desain & Arsitektur dari Kota Lawas

Selama berabad-abad, rumah di Eropa dibangun untuk menahan musim dingin (dinding tebal, jendela kecil, tanpa sirkulasi udara). Di tengah gelombang panas, rumah-rumah ini berubah menjadi oven bagi penghuninya. Hanya sekitar 20% rumah tangga di Prancis yang punya AC. Material beton, aspal, dan kaca di kota-kota besar memperparah fenomena Urban Heat Island, suhu perkotaan bisa 10-15°C lebih panas.

Rumah tradisional Eropa

Traffic Lamp Meleleh ?

Di tengah kepanikan, media sosial dibanjiri video yang diklaim menunjukkan lampu lalu lintas meleleh akibat panas ekstrem.
Namun ini ternyata hoaks. Tim Cek Fakta Kompas.com dan AFP melacak asal-usulnya: di Italia, lampu yang ”meleleh” sebenarnya rusak akibat kebakaran mobil akibat kecelakaan di bawah tiang. Di Jerman, kerusakan serupa disebabkan kebakaran dari klub malam.
Lampu lalu lintas rusak
Telaah Horizon
106MENIT

yang Mengubah Sejarah

Trofi Piala Dunia Pemain Spanyol merayakan MAZE membawa bola Lionel Messi
Air mata kebahagiaan pecah di New York New Jersey Stadium pada tanggal 19 Juli 2026. Tim Nasional Spanyol resmi dinobatkan sebagai Pemenang Piala Dunia FIFA 2026 setelah menaklukkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0. Kemenangan dramatis ini baru bisa dipastikan melalui perpanjangan waktu, sekaligus mengukuhkan trofi Piala Dunia kedua bagi La Furia Roja sejak kejayaan perdana mereka di Afrika Selatan tahun 2010.
Pemain Spanyol mengangkat trofi Emiliano Martinez menyelamatkan bola
Pertandingan final ini berjalan layaknya pertunjukan taktis tingkat tinggi. Skuad asuhan Luis de la Fuente menguasai jalannya pertandingan dari peluit awal hingga akhir. Sepanjang 90 menit waktu normal, Spanyol berhasil meredam total agresivitas Lionel Messi dan kawan-kawan. Hebatnya, La Albiceleste yang telah mencetak 19 gol sepanjang turnamen, tidak dibiarkan melepaskan satu pun tembakan ke arah gawang selama waktu normal berjalan.
Namun, jalan Spanyol tidaklah mudah. Mereka harus menghadapi Emiliano Martinez. Penjaga gawang Argentina tersebut tampil luar biasa dengan menahan 12 tembakan tepat sasaran, termasuk peluang emas dari wonderkid Lamine Yamal dan tendangan keras Mikel Oyarzabal.

Kedua tim menampilkan performa di level tertinggi, menonjolkan kedisiplinan taktis Spanyol dan daya juang luar biasa Argentina.

MOMEN PUNCAK DI MENIT 106

Petaka bagi Argentina mulai terlihat ketika Enzo Fernandez harus diusir keluar lapangan setelah menerima kartu kuning kedua pada masa injury time babak kedua, usai melanggar bek muda Pau Cubarsi. Bermain dengan 10 orang di babak perpanjangan waktu membuat Argentina semakin tertekan. Enzo Fernandez menerima kartu merah
Kebuntuan akhirnya pecah tepat di menit ke-106. Melalui skema serangan yang rapi, Nico Williams yang berada di tiang jauh berhasil memantulkan umpan silang Pedro Porro. Bola liar tersebut langsung disambar dengan tendangan first-time oleh pemain pengganti, Ferran Torres, yang melesat kencang menghujam jaring atas gawang Martinez. Gol tunggal itulah yang memastikan gelar Juara Dunia jatuh ke tangan Spanyol. Ferran Torres merayakan gol
Messi berpelukan dengan pemain Spanyol Pemain Argentina tertunduk Pemain Spanyol berteriak
Setelah tertinggal, Argentina berusaha meningkatkan intensitas serangan pada sisa waktu pertandingan. Namun, keunggulan jumlah pemain yang dimiliki Spanyol membuat La Albiceleste kesulitan menciptakan peluang bersih hingga peluit akhir dibunyikan.

Intensitas Tinggi
Hingga Akhir Laga

Konfrontasi antarpemain di akhir laga

Sebuah insiden konfrontasi antarpemain sempat terjadi sesaat sebelum peluit panjang dibunyikan. Ketegangan tersebut berujung pada pemberian kartu merah kepada Leandro Paredes. Momen emosional di penghujung pertandingan menjadi cerminan kerasnya persaingan dan tingginya tensi yang mewarnai laga final.

Terlepas dari dinamika tersebut, pertandingan ini menjadi penutup yang layak bagi turnamen akbar 2026. Spanyol berhasil mengamankan gelar juara berkat konsistensi permainan dan efektivitas strategi yang mereka tampilkan sepanjang kompetisi. Di sisi lain, Argentina tetap menunjukkan daya juang dan resiliensi yang patut diapresiasi dalam upaya mempertahankan status mereka sebagai juara dunia.

Timnas Spanyol merayakan gelar juara dunia
Monthly Highlight

Monthly Highlight

LAYAR MATI, MIMPI MENYALA ATAU LAYAR MENYALA, MIMPI MATI?

Sekilas, dua kalimat itu hanya berbeda susunan kata. Namun, di era ketika layar menjadi bagian dari keseharian, pertanyaannya menjadi semakin nyata: apakah teknologi membantu anak-anak meraih mimpi, atau justru perlahan mengambil masa kecil mereka?
Hari ini, anak-anak tumbuh di dunia yang serba digital. Bermain tak selalu di lapangan, belajar tak lagi hanya dari buku, dan berteman tak harus bertatap muka. Teknologi memang membuka banyak peluang, tetapi juga menghadirkan tantangan baru. Bukan karena layarnya menyala, melainkan karena kita sering lupa kapan harus mematikannya.
Anak-anak bermain di sekolah
Anak-anak bermain gawai bersama
Refleksi inilah yang diangkat dalam Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 pada 23 Juli 2026. Mengusung tema ”Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, peringatan tahun ini mengajak semua pihak menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak, baik di dunia nyata maupun ruang digital.

REALITA DI BALIK EUFORIA

Di balik peringatan Hari Anak Nasional, masih ada tantangan yang harus dihadapi. Data Bappenas dan UNICEF menunjukkan sekitar 11,8% anak Indonesia masih hidup di bawah garis kemiskinan, sehingga akses terhadap pendidikan, gizi, dan lingkungan yang layak belum sepenuhnya merata.

Di sisi lain, Kemendikdasmen melalui Surat Edaran Nomor 18 Tahun 2026 mendorong pembatasan penggunaan gawai di sekolah agar anak-anak kembali memiliki ruang untuk bermain dan berinteraksi.
”Masa depan anak tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh kesempatan mereka untuk belajar, bermain, dan bermimpi.”
Anak-anak belajar robotika
TOP 10
TOP10
Lagu Indonesia yang
Wajib Masuk
Playlist Kamu
MAZE mendengarkan musik

Audio pada folder elements/audio/ masih placeholder — ganti dengan file lagu kamu, atau klik ikon Spotify untuk memutar versi penuh.

MAZE menikmati lagu
Lensa Teknik

LIBURAN INI
NGAPAIN AJA
YA ENAKNYA?

MAZE bersantai di kursi pantaiTim Nyantai
MAZE mendaki gunungTim Summit
MAZE nonton di rumahTim Nonton di Rumah
MAZE nonton di bioskopTim Nonton di Bioskop
MAZE belajar di mejaTim Ngambis
Kamu tim yang mana?
Intermezzo

Finding Chameleon

Temukan si HUNTER yang bersembunyi di sudut Fakultas Teknik. Klik tombol pada tiap foto untuk melihat jawabannya.

Karakter Hunter
Pose 1Pose 2Pose 3 Pose 4Pose 5
HUNTER
Pelayaran Sagara

Pelayaran Sagara

Dokumentasi Refreshing Pengurus BEM FT — Recharge, Reignite, Rebond.

Dokumentasi Refreshing Pengurus BEM FT 1
Dokumentasi 1
Dokumentasi Refreshing Pengurus BEM FT 2
Dokumentasi 2
Dokumentasi Refreshing Pengurus BEM FT 3
Dokumentasi 3
Credit

CREDIT

  1. RRI.co.id. (2026). Gelombang Panas Eropa Pecahkan Rekor Suhu.
  2. BBC. (2026). Heatwave breaks more records in northern and central Europe.
  3. Newsweek. (2026). Map shows every temperature record broken in Europe's historic heat wave.
  4. Sepulang Sekolah. (2026). Jalan Meleleh, 1000 Lebih Tewas! EROPA SETENGAH MENDIDIH!. YouTube.
  1. FIFA (July 19, 2026). Spain 1-0 Argentina | World Cup 2026 report and highlights. FIFA.com.
  2. FIFA (July 20, 2026). World Cup 2026: Final tournament standings. FIFA.com.
  3. CNN Indonesia (20 Juli 2026). Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Kalahkan Argentina.
  4. Times of India (July 26, 2026). When Spain lifted the World Cup, the real lesson began after the final whistle.
  1. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA). Pedoman Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026.
  2. Bappenas & UNICEF Indonesia. Analisis Kemiskinan Anak Indonesia (Juli 2026).
  3. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Surat Edaran Nomor 18 Tahun 2026 tentang Pembatasan Penggunaan Gawai di Lingkungan Satuan Pendidikan.
  1. UNICEF Indonesia — Data dan publikasi mengenai hak anak, pendidikan, dan perlindungan anak.
  2. Badan Pusat Statistik (BPS) — Statistik sosial anak Indonesia.

Konten :
Salma Faiza

Desain :
Salma Faiza

MAZE menikmati mie