E-MAGZ


Edisi 22
gear uang person bebek
BEM FT Unsoed • Kabinet Sagara Cakrawala • Medkreminfo
01
Salam Redaksi
Logo

Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa. Edisi ke-22 majalah digital ini akhirnya hadir kembali di tengah kepungan isu yang serba tidak stabil: rupiah merosot, vonis kontroversial mantan menteri mengguncang negeri, dan identitas keilmuan teknik sedang diperdebatkan. Tema besar kami kali ini: “Menjaga Stabilitas di Tengah Gelombang Perubahan” . Bukan sekadar jargon, tapi panggilan untuk tetap berpijak pada fakta, berpikir jernih, dan bertindak reflektif. Kami mengupas habis krisis rupiah dari sudut pandang mahasiswa teknik, meluruskan polemik Teknik vs Rekayasa, dan menghadirkan fakta-fakta terbaru vonis Nadiem Makarim. Juga ada intermezzo bahasa gaul 2026 biar nggak kudet, serta dokumentasi pelayaran perdana Kabinet Sagara Cakrawala.

Selamat membaca!

-Kementrian Medkreminfo

Kabinet Sagara Cakrawala

DAFTAR ISI

02
Jangkar Sagara Cakrawala

INTRODUCING
KABINET

VISI

"Mewujudkan BEM FT Unsoed sebagai lembaga eksekutif yang dinamis dan reflektif, yang mampu menggerakkan potensi mahasiswa untuk mengintegrasikan kolaborasi KBMFT Unsoed yang berasaskan Teknik 'SATU' (Satu Arah, Tumbuh Utuh)."

MISI

1. Sagara Lentera: Menjadi cahaya penuntun dalam dinamika kampus, menghadirkan kepemimpinan yang jernih, transparan, dan penuh arah.

2. Sagara Citra: Membangun citra BEM FT Unsoed sebagai lembaga profesional, komunikatif, dan berdampak.

3. Sagara Pilar: Menegakkan nilai integritas, tanggung jawab, dan keberanian sebagai fondasi gerakan.

4. Sagara Suara: Mewadahi aspirasi dan advokasi mahasiswa dengan keberanian dan ketegasan.

5. Sagara Semesta: Membangun ekosistem kolaboratif yang menyatukan KBMFT Unsoed.

Lingkar Presiden & Menko

Muhammad Ilham Rafiqi

PRESIDEN

Alkayla Hasna Mutia

WAKIL PRESIDEN

Inaya Rahma Azira

SEKRETARIS JENDERAL

Erland Rachman Putra

MENKO ISDK

Nabilla Herla Diastira

MENKO RESPUB

Miko Renanda

MENKO ADSOSMAS

Reza Fahlefi

MENKO PM

Menteri & Kepala Biro

Amanah Hafida R.

KABIRO KESEKRETARIATAN

Zaskiya Nadra S.

KABIRO KEUANGAN

Revalina Az-Zahra

MENTERI PERSONALIA

Nadiya Rahmatussyifa

MENTERI EKRAF

Xafio Aero Derafa

MENTERI RISTEK

Khazimatu Diana

MENTERI KPM

Callista Okta Livia

MENTERI MIKAT

Andini Putri F.

MENTERI ADKESMA

Rifqy Yasin S.

MENTERI KASTRAT

Amelia Rahmalianti

MENTERI PENGMAS

03-06
Telaah Horizon

Rupiah
Terjun Bebas

Rupiah
"Badai Sempurna Global: Dolar AS menguat tajam karena The Fed mempertahankan suku bunga tinggi di tengah eskalasi konflik geopolitik."

Pelemahan Terdalam dalam Sejarah. Sorotan tajam tertuju pada posisi rupiah yang terus merosot. Sepanjang Mei 2026, mata uang Garuda menyentuh level psikologis baru, bahkan sempat berada di kisaran Rp17.717 per Dolar AS pada 22 Mei 2026. Pelemahan ini merupakan dampak dari ketidakpastian global yang parah.

Deputi Gubernur BI, Aida S. Budiman, menyebut bahwa sejak awal tahun, rupiah telah melemah hingga 5,5%. Situasi saat ini berbeda dengan krisis 1998 karena BI secara agresif menjaga stabilitas, namun sejumlah bank nasional bahkan memasang kurs jual hingga tembus Rp17.800 per dolar.

Darurat Struktural & Krisis Kepercayaan

Akar masalahnya struktural: Defisit Transaksi Berjalan (CAD) yang melebar hingga US$4 miliar pada kuartal I-2026. Indonesia secara fundamental lebih banyak impor daripada ekspor.

Pernyataan kontroversial Presiden Prabowo (16 Mei 2026): "Orang rakyat di desa enggak pakai dolar," memicu polemik dan guncangan psikologis di pasar keuangan.

Dampak bagi Mahasiswa Teknik?

Komponen Elektronik Naik: Perangkat jaringan & alat lab akan naik harga karena ketergantungan impor. Biaya proyek bisa membengkak 5-12%.

Inflasi Pangan: Kenaikan harga energi dan bahan pokok (komponen impor) berdampak langsung pada pengeluaran harian mahasiswa rantau.

Biaya Kampus: Kampus berpotensi menaikkan biaya operasional untuk menutupi kenaikan biaya pengadaan infrastruktur TI.

Ancaman PHK: Perusahaan kesulitan arus kas berpotensi PHK, berdampak pada sempitnya peluang kerja lulusan baru.

07-11
Telaah Horizon

Skandal Chromebook:

Panggung Sandiwara Hukum?

Nadiem Makarim

Vonis 18 Tahun dan Kontroversinya

Pada 13 Mei 2026, JPU menuntut mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim dengan pidana mencengangkan: Penjara 18 tahun & uang pengganti Rp5,6 triliun. Total ancaman mencapai 27 tahun penjara.

"Kenapa tuntutan ini tidak masuk akal? Harvey Moeis kerugian negara Rp 300 triliun dihukum 20 tahun penjara, Pak Nadiem kerugian Rp 2,2 triliun dituntut 27 tahun." — Akun X Netizen

Antara Inovasi & Manipulasi

Kasus ini berpusat pada pengadaan Chromebook (2020-2022). JPU menuduh spesifikasi tender 'dikunci' hanya untuk Google. Negara diduga membayar Rp6.800.000 untuk laptop yang harga pasarnya hanya Rp3.000.000 (mark-up ganda).

Kontroversi di Balik Sidang

Narasi 'Kriminalisasi': Publik menilai Nadiem korban sistem. Tokoh sekelas Mahfud MD menyebut Nadiem tak layak dituntut seberat itu.

Dukungan Driver Ojol: Ratusan driver ojek online turun ke jalan mendukung mantan bos Gojek tersebut karena kedekatan emosional.

'Amicus Curiae': Tokoh masyarakat mengajukan diri sebagai sahabat pengadilan untuk Nadiem—langkah tak biasa dalam kasus korupsi.

Refleksi Engineer: Inovasi teknologi tak ada artinya tanpa transparansi. Insinyur harus berani melawan penyimpangan dan sandiwara hukum.

12-15
Lensa Teknik

"Rekayasa" atau "Teknik"?

Meluruskan Polemik Perubahan Nama Prodi

Media sosial digemparkan kabar bahwa Kemdiktisaintek mewajibkan semua prodi Teknik berganti nama menjadi "Rekayasa" berdasarkan Kepdirjen Dikti No 96/B/KPT/2025.
FAKTANYA...

  • 1. Tidak Ada Penghapusan Istilah Teknik

    Tidak ada kewajiban perubahan nomenklatur. Keduanya diakui dalam rumpun engineering. Teknik Sipil, Mesin, Elektro, Industri tetap ada dan diakui penuh.
  • 2. Opsional, Bukan Wajib

    "Tidak terdapat kebijakan yang mewajibkan perguruan tinggi mengubah nomenklatur 'Teknik' menjadi 'Rekayasa'," tegas Kemdiktisaintek. Kebijakan ini untuk fleksibilitas PTN-BH.
  • 3. Makna 'Rekayasa' (KBBI)

    Rekayasa adalah padanan resmi engineering (penerapan kaidah ilmu perancangan, pembangunan). Istilah ini lebih cocok untuk prodi multidisiplin seperti Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) atau Rekayasa Hayati.

Respon DPR RI

Komisi X DPR mendukung penyelarasan dengan istilah internasional untuk akreditasi global, namun mengingatkan transisi tak boleh merugikan lulusan saat rekrutmen kerja.

"Sebuah prodi tidak dilihat dari namanya, tapi dari output yang dihasilkan. Pastikan kualitas riset dan inovasi terus meningkat!"

16-18
Fun Fact

Random
Fun Fact!

Asal Usul Nama "Rupiah"

Punya dua versi menarik! Pertama, dari bahasa Sansekerta "Rupya" (perak) yang dipakai sejak zaman Hindu-Buddha. Kedua, dari bahasa Mongolia "Rupia" (juga berarti perak). Saudagar Gujarat India yang datang ke Nusantara konon membawa istilah ini.

Rupiah
Courier 12

Kenapa Naskah Film Pakai Courier?

Bukan sekadar tradisi, tapi efisiensi! Standar industri sepakat bahwa 1 halaman font Courier 12 = 1 menit film. Produser bisa langsung tahu durasi film hanya dengan menebalkan naskahnya. Diciptakan 1955 untuk mesin tik IBM.

Fenomena "Duck Syndrome"

Istilah dari Stanford untuk menggambarkan orang yang tampak tenang di luar, tapi stres berat (seperti bebek berenang elegan di atas, tapi kakinya mengayuh keras di air). 68% mahasiswa teknik mengalaminya. Solusi psikolog? Sesekali berhentilah mengayuh tanpa merasa bersalah.

Bebek

Manusia Pernah Digaji Pakai Garam

Kata "salary" (gaji) berasal dari bahasa Latin salarium ("uang garam"). Tentara Romawi kuno digaji dengan garam karena sangat berharga untuk mengawetkan makanan. Di Ethiopia abad pertengahan, batangan garam (amole) benar-benar jadi mata uang resmi!

19-24
Intermezzo

Bahasa Gaul
2026

Syududu
Tidak
Kalisakanwan
Kali ini saya akan lawan
Syalala
Iya
Jurjang
Jujur janggal
Serina
Serius nanya
Gabolta
Ga boleh tau
Sepakat
Sepemikiran kata
Kalbota
Kalau boleh tau

Yang mana
Favorit Kamu ?

25
Pelayaran Sagara

Gallery Dokumentasi

Upgrading Pengurus

IMG_01.JPG_ □ X
Doc 1
IMG_02.JPG_ □ X
Doc 2

Training Pengurus

TRAINING.JPG_ □ X
Doc 3

Visitasi

VISITASI.JPG_ □ X
Doc 5

See you on
next edition!

26-29